Tuesday, September 24, 2013

Apa Sajakah Jenis Bisnis Model e-Commerce? (2)

Berbagai hal yang diperhatikan dalam model bisnis e-commerce
Melanjutkan posting sebelumnya tentang bisnis model e-Commerce yang dikenal di dunia, berikut ini adalah bisnis model e-Commerce lainnya.

  • Group purchasing
    Dalam dunia ecommerce offline, sudah dikenal diskon jika membeli dalam jumlah besar. Nah, demikian pula dalam EC online. Pihak ketiga mengumpulkan permintaan yang sama dari individual dan small medium enterprise untuk kemudian diajukan atas sebagai penawaran ke produsen dalam jumlah yang besar. Harapannya adalah mendapatkan kekuatan penawaran untuk harga terbaik. Menggunakan group purchasing, individual atau small business mampu mendapatkan diskon. Model online puchasing group juga dikenal dengan nama volume-buying atau e-co-ops.
  • Online auction
    Hampir semua orang sudah pernah mendengar eBay, situs lelang terbesar di Internet. Beberapa ratus perusahaan lain juga melakukan lelang online, termasuk Amazon.com dan Yahoo!. Pelelangan yang populer adalah, pelelang menawar harga tertentu untuk barang atau jasa, pelelang dengan harga terbaik menjadi pemenang dan mendapatkan barang atau jasa. Electronic auction dikenal dengan pendekatan berbeda. Sebagai contoh eBay menggunakan 40 ribu 'assistants' untuk melengkapi pengisian form.
  • Product and service customization
    Kustomisasi memungkinkan produk atau jasa dibuat sesuai dengan keinginan spesifikasi user. Kustomisasi bukan model baru, yang baru adalah konfigurasi kustomisasi yang cepat produk online dengan biaya tidak lebih tinggi dari produk non kustomisasi. Dell merupakan contoh baik perusahaan komputer yang merakit PC sesuai dengan keinginan pelanggannya.

    Banyak perusahaan mengikuti jejak Dell. Perusahaan otomotif mengkustomisasi produknya dengan harapan menghemat milyaran dollar dari inventori parts kendaraan dan memproduksi mobil custom per tahun. Perusahaan boneka Barbie, Mattel, mengijinkan pelanggannya mengkustomisasi produk boneka sesuai keinginan melalui website mereka. Tayangan boneka kustomisasi tampil di layar sebelum akhirnya pelanggan memesan untuk dibuatkan dan dibeli. Nike memperbolehkan pelanggannya mengkustom sepatunya dan mengirimkannya dalam waktu satu minggu. Lego.com menyediakan beberapa mainnya untuk dikustom. De Beers menyediakan layanan design cincin pernikahan sesuai keinginan klien.

    Detail kustomisasi produk semuanya diselesaikan secara online, mulai final design kustom, order produk dan pembayaran. Proses ini dikenal dengan nama build-to-order, jika kustomisasi dilakukan dalam skala besar disebut mass-customization.
  • Electronic marketplaces dan exchanges
    Marketplace yang ada dahulu merupakan aplikasi yang tertutup. Tapi tahun 1996, ratusan marketplace mulai memperkenalkan efisiensi dalam proses perdagangan. Jika marketplace diorganisasikan dan diatur secara baik, e-marketplaces akan menghasilkan benefit bagi penjual dan pembeli. Marketplace konsentrasi atas satu industri tertentu, misalnya GNX.com untuk industri retail dan Chemconnect.com untuk industri kimia.
Tulisan ini, bagian kedua dari tiga tulisan. Nantikan tayangan dua tulisan berikutnya. Jika Anda mempunyai perspektif lainnya, silahan berbagi. :D

Friday, March 8, 2013

Apa Sajakah Jenis Bisnis Model e-Commerce?

Pembayaran online menggunakan kartu kredit

Banyak jenis bisnis model e-commerce yang terlihat ada. Di Indonesia tidak semua jenis bisnis model tersebut ada. Daftar berikut di bawah adalah jenis bisnis model e-commerce yang umum terlihat dan ada di dunia. Anda mungkin dapat menambahkannya. Mari kita simak daftarnya satu per satu.
  • Online direct marketing
    Jenis model online direct marketing ini paling banyak terlihat, kegiatannya yaitu menjual produk atau jasa secara online. Penjualannya dilakukan oleh perusahaan secara langsung ke konsumen mengurangi perantara distributor atau agen atau untuk alasan efisiensi, tanpa membuka toko secara fisik. Model lainnya dapat berupa rantai distribusi dari perusahaan produsen ke retailer ke konsumen. Model seperti ini sangat efisien untuk produk dan jasa dalam bentuk digital sehingga dapat ditransfer secara elektronik. Model seperti ini masih terdapat banyak variasi.
  • Elektronic tendering system
    Kebanyakan organisasi pembeli, pribadi atau umum, biasanya melakukan pembelian dalam jumlah besar dengan nilai yang besar melalui electronic tendering (bidding) system, dikenal juga dengan nama reverse auction. Kebanyakan tendering system secara keseluruhan dapat diselesaikan secara online sehingga dapat menyingkat waktu dan uang. Pemain utamanya adalah GE (General Electric Corp), sehingga kemudian e-tendering menjadi semakin populer. Kalangan pemerintahan juga mengharuskan penggunaan e-tendering untuk kebanyakan kebutuhan pembelian mereka melalui e-tendering.
  • Name own your price
    Pemain utamanya adalah Priceline.com, model name-your-own-price adalah model dimana konsumen diperkenankan untuk menentukan sendiri harga produk atau service yang diinginkannya. Priceline.com akan mencoba mencarikan produk atau jasa di supplier sesuai dengan keinginan konsumen. Model seperti ini dikenal juga dengan nama demand-collection model.
  • Find the best price
    Sesuai nama model ini, model ini dikenal juga dengan nama search engine model, kebutuhan spesifik konsumen akan dicarikan oleh perusahaan perantara seperti, Hotwire.com melalui database mereka dengan harga terendah dan  mengirimkan informasinya ke konsumen. Potensial konsumen mempunyai waktu 30 sampai 60 menit untuk menerima atau menolak penawaran yang diberikan. Variasi model seperti ini tersedia untuk pembelian produk asuransi: konsumen memasukkan kebutuhan asuransi ke Insweb.com dan akan menerima beberapa ilustrasi produk asuransi. Banyak perusahaan menerapkan model sejenis untuk mendapatkan harga terendah. Sebagai contoh, konsumen datang ke eloan.com untuk mendapatkan bunga (interest) terendah untuk kepeluan pinjaman pembelian mobil atau rumah. Perusahaan dengan model find the best price yang sudah umum diketahui adalah shopping.com.
  • Affiliate Marketing
    Affiliate marketing adalah model di mana partner penjualan, disebut referral (sebuah bisnis bisa organisasi atau individu) mengarahkan konsumen ke sebuah website penjualan perusahaan. Referral menayangkan logo perusahaan, banner penjualan atau link yang mengarah ke website penjualan perusahaan (affiliated company). Konsumen yang membeli produk atau jasa melalui link referral akan membuat partner penjualan (affiliated partner) memperoleh komisi. Komisi penjualan bervariasi antara 3% sampai 15% dari harga pembelian. Dengan kata lain menggunakan model affiliate marketing, penjualan perusahaan membuat virtual commissioned sales force.  Pemain utamanya adalah CDNow. Model seperti ini sudah diterapkan di banyak retailer dan manufaktur. Sebagai contoh, Amazon.com memiliki 1.000.000 affiliated partner dan bahkan perusahaan kecil seperti Cattoy.com menawarkan individu atau organisasi untuk meraih kesempatan mendapatkan komisi dengan meletakkan logo atau link perusahaan affiliated company.
  • Viral marketing
    Mengacu model viral marketing adalah sebuah perusahaan yang dapat meningkatkan brand awareness atau bahkan menghasilkan penjualan dengan menginduksi orang lain untuk mengirimkan pesan ke orang lain atau untuk merekrut orang lain bergabung pada program tertentu. Viral marketing ini seperti berita dari mulut ke mulut dalam versi web (web based).

    Tulisan ini, bagian pertama dari tiga tulisan. Nantikan tayangan dua tulisan berikutnya. Jika Anda mempunyai perspektif lainnya, silahan berbagi. :D

Sunday, March 3, 2013

Mari Bergabung!


Indonesia eCommerce
Situs IDeCommerce.com digunakan untuk bertukar informasi mengenai perkembangan eCommerce di Indonesia khususnya dan perkembangan eCommerce dunia untuk mendukung kemajuan eCommerce di tanah air.

Siapa saja dapat menulis untuk situs berformat blog ini. Syarat penulisan sesuai dengan misi situs, yaitu untuk memajukan perkembangan eCommerce  Indonesia. Materi tulisan akan diseleksi dan disesuaikan oleh admin. Materi tulisan tayang hanya di situs http://www.idecommerce.com dalam waktu sesegera mungkin. Silahkan Bagi Anda yang memilih untuk mengembangkan dan berjuang bagi eCommerce Indonesia silahkan bergabung dan berkontribusi di sini.

Sumber gambar